Cara Menggunakan Total Station

jual alat pemetaan jakarta
Jual Alat Pemetaan Jakarta
Januari 16, 2021
alat pemetaan cempaka putih
Jual Alat Pemetaan Cempaka Putih
Februari 3, 2021
cara menggunakan total station

Hallo rekan survey, kali ini kami akan membahas tentang cara menggunakan alat total station. Mungkin Anda masih belajar dalam menggunakan total station atau hanya sekedar ingin mengulang kembali dalam menentukan sudut total station. Artikel ini mungkin dapat membantu Anda.

Cara ini bisa Anda terapkan ke semua merk total station. Mungkin jika ada perbedaan itu hanya sedikit saja.

Cara Menggunakan Total Station

Oke langsung saja kita menuju pembahasan utama.

I. Setting Alat dan pilih JOB

  1. Setting alat dengan memasukan nivo tepat pada posisi tengah.
  2. Hidupkan alat dengan menekan tombol power menjadi on.
  3. Masukan nivo dengan memutar 3 pengatur hingga mencapai titik X=0’ 0” dan Y=0’ 0” atau jika tidak dapat mencapai nilai tersebut, sebagai alternatif Anda hanya perlu memutarnya sampai nilai minimum.
  4. Pilih job dengan cara tekan tombol yang bertuliskan DATA.
  5. Kemudian pilih salah satu JOB dengan memilih JOB selection.
  6. Setelah itu pilih LIST.
  7. Pilihlah JOB yang masih kosong. JOB yang masih kosong ditunjukkan dengan angka sebelah kanan yang masih 0.
  8. Jika sudah menyetting alat, maka kita dapat memulai untuk melakukan pengukuran topografi yang nantinya data akan tersimpan pada JOB yang telah kita pilih sebelumnya.

II. Melakukan pengukuran topografi

Pada saat langkah pengukuran topografi, ada dua cara yang dapan Anda gunakan yaitu cara TOPO dan cara COORD.

II.A. Cara TOPO
  1. Setelah selesai penyetelan alat dan pemilihan JOB, maka segera kembalikan tampilan awal dengan menekan tombol ESC. Tekan tombol F1 atau JOBS, kemudian tombol FUNC hingga muncul tulisan TOPO.
  2. Klik tulisan TOPO dengan tombol yang ada di bawah.
  3. Langkah selanjutnya pilih Occupy
  4. Masukan koordinat tempat berdiri alat : E0, N0, Z0, PT = Nomor patok, HI = Tinggi alat CD = kode Patok, Operator = Nama Surveyor.
  5. Pilih BS data dengan cara menurunkan tanda panah. Terdapat dua pilihan dalam BS data yaitu Anda dapat menggunakan sudut koordinat atau sudut azimuth. Terserah Anda mau menggunakan yang mana. Jika sudah memilih maka tinggal memasukan nilai dan klik OK.
  6. Arahkan teropong pada titik backsight yang Anda tentukan dan klik REC.
  7. Mulailah mengisi tinggi target backsight, code titik backsight, dan nomor titik backsight kemudian klik OK.
  8. Pengambilan data topografi sudah bisa Anda lakukan dengan cara menurunkan cursor menggunakan tanda panah.
  9. Ketika cursor sudah berada di Dist + Coord, kemudian klik ENT. Maka pengukuran topografi sudah di mulai. Anda bisa mulai untuk memasukan tinggi target, code, nomor titik,yang perlu Anda ingat selalu usahakan penomoran titik polygon dengan titik spot selalu Anda bedakan. Titik polygon bisa Anda masukan nomor dari 1 s/d 100 atau bisa juga sesuai dengan BM, sedangkan untuk titik polygon, Anda bisa menggunakan nomor dari 500 s/d tak terhingga.
  10. Kemudian klik MEAS. Ketka data koordinat muncul, segera klik REC. Pilihan lainnya jika kode pengambilan titik dan tinggi alat tidak berubah bisa menggunakan fitur AUTO. Maka data akan tersimpan otomatis tanpa harus menekan REC.
II.B. Cara COORD
  1. Pertama pilih Occ.Orien. kemudian klik ENT dan masukan data kordinat tempat berdirinya alat seperti koordinat N,E,Z, dan sebagainya.
  2. Pilih BS yang akan Anda pakai apakah azimuth (BS AZ) atau koordinat (BS NEZ)
  3. Arahkan teropong ke backsight, masukan nilai azimuth dan tekan OK. Jika Anda menggunakan titik koordinat, masukan nilai NEZ dan klik OK. Setelah itu akan muncul Take AZ backsight. Kemudian klik YES.
  4. Pilih observation ENT. Segera Anda masukan tinggi target, code, dan nomor titik kemudian klik MEAS, jika terjadi kesamaan antara tinggi target dengan code, maka Anda bisa memakai AUTO.

III. Stake out

Jika Anda akan merekam hasil stakeout, lakukan langkah-langkah seperti pada saat mengatur alat dan memilih JOB. Lakukan tersebut, kemudian tekan tombol FUNC sampai S-O muncul dilayar, lalu pilih.

Pilih Occ. Orien lalu masukan Data koordinat tempat berdiri alat seperti koordinat N, E, Z. Tinggi alat dll. Kemudian pilih S-O data, masukkan data koordinat yang akan di-staking, dan klik OK, Layar akan menampilkan sudut yang ditunjukkan oleh alat, kemudian putar hingga titik 0 atau biasanya minimal 2 inchi. Setelah itu klik MEAS untuk mengetahui apakah jarak ke target sudah benar, Anda akan melihat bahwa jarak ke titik yang ingin Anda ukur lebih panjang atau lebih pendek. Jika ingin menyimpan hasil Stakeout, Anda bisa klik REC.

Jika Anda membutuhkan produk total station dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik, Anda dapat mengunjungi artikel kami di Jual Total Station Bergaransi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call